24 April 2010: Kerusuhan Akhiri Duel Pelita Jaya dan Persib di Stadion Singaperbangsa

Pelita Jaya vs Persib
Puluhan ribu penonton merangsek ke tengah lapangan pada pertandingan Pelita Jaya kontra Persib di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (24/4/2010)

Kerusuhan suporter mengakhiri duel Pelita Jaya kontra Persib pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (24/4/2010). Puluhan ribu penonton, sebagian besar bobotoh — merangsek ke tengah lapangan sesaat setelah Pelita Jaya mencetak gol kedua melalui aksi Khusnul Yakin pada menit 88.

Akibat kerusuhan itu, pertandingan terhenti pada menit 89 dalam kedudukan 2-1 untuk Pelita Jaya. Persib unggul terlebih dahulu lewat gol Airlangga pada menit 23 sebelum disamakan tendangan penalti Warwan Mustafa Sayedeh pada menit 54.

Belakangan, Badan Liga Indonesia (BLI) menyatakan pertandingan dianggap selesai dengan skor 2-1 untuk kemenangan Pelita Jaya.

Kerusuhan dipicu oleh kekecewaan bobotoh yang menganggap sejumlah keputusan wasit Najamudin Aspiran terlalu memihak tuan rumah. Kerusuhan tak terhindarkan ketika seorang anggota DPRD Karawang berjingkrak-jingkrak di depan bench Persib saat tandukan Khusnul Yakin membawa Pelita Jaya unggul.

Aksi tersebut membuat ofisial Persib emosional dan sempat memukul bagian kepalanya. Insiden di depan bench itu menyulut emosi puluhan ribu bobotoh yang secara spontan merangsek ke tengah lapangan. Bentrok dengan aparat keamanan pun tak terhindarkan.

Setelah berjuang keras, aparat keamanan akhirnya bisa membubarkan masa ketika hari mulai gelap.

Dalam pertandingan ini, pelatih Robby Darwis memainkan komposisi tim 81-Markus Haris Maulana; 5-Maman Abdurahman, 17-Cristian Rene Martinez, 30-Nova Arianto/2-Edi Hafid Murtado (86); 4-Wildansyah, 11-Satoshi Otomo, 12-Gilang Angga Kusumah, 24-Hariono, 27-Cucu Hidayat/8-Eka Ramdani (70); 9-Airlangga/13-Budi Sudarsono (84), 99-Cristian Gonzales.

Sedangkan pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman memainkan 25-Ali Barkah; 2-Supardi Nasir Bujang, 5-Carlos Eduardo Bizarro/19-Yohan Ibo (13), 23-Muhammad Ridwan, 94-Tri Rahmad Priadi; 4-Jusmadi, 14-Yuthajak Konjan, 16-Khusnul Yaqin, 91-Dedi Kusnandar/46-Andesi Setyo Prabowo (57); 17-Jajang Mulyana/99-Feriansyah Masud (74), 24-Warwan Mustafa Sayedeh.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "24 April 2010: Kerusuhan Akhiri Duel Pelita Jaya dan Persib di Stadion Singaperbangsa"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*