23 Juni 1996: Derby MBR vs Persib Terpanas, Adjat Sudradjat dan Wahyu Hamijaya Berseteru

Ofisial Mastrans Bandung Raya (MBR) menenangkan Adjat Sudradjat setelah berseteru dengan Ketua Umum Persib, Wahyu Hamijaya di Stadion Siliwangi, Minggu (23/6/1996). @Dok Nendi

DERBY Bandung terpanas terjadi pada laga lanjutan Liga Indonesia (LI) II/1995-1996. Kerap dituding selalu “bermain mata” jika keduanya bertemu, duel Mastrans Bandung Raya (MBR) kontra Persib di Stadion Siliwangi, Minggu (23/6/1996), berlangsung panas dan berakhir rusuh.

Bertindak sebagai tim tamu, Persib harus mengakui keunggulan MBR 0-1 lewat gol tunggal Peri Sandria ketika pertandingan memasuki menit ke-51.

Bagi Persib dan MBR, ini adalah kekalahan dan kemenangan pertama dalam derby mereka. Sebab, dalam dua pertemuan di LI I/1994-1995 dan putaran pertama LI II/1995-1996, selalu berakhir imbang.

Namun, bukan hasil pertandingan yang paling dikenang, melainkan perseteruan antara Ketua Umum Persib dan Wali Kota Bandung, Wahyu Hamijaya dengan mantan superstar Bulao yang sudah berbaju MBR, Adjat Sudradjat pada masa jeda. Akibat teguran Wahyu lantaran permainannya yang dinilai kasar, tanpa diduga Adjat malah balik menghardik Wahyu. Akibatnya, ketegangan di lapangan pun merembet ke luar.

Tampil dengan motivasi tinggi, Adjat yang terbuang dari Persib setelah menjuarai Kompetisi Perserikatan 1989/1990, tampak mengintimidasi para pemain Persib di sepanjang laga. Sebenarnya, bukan hanya Adjat, seluruh pemain, baik MBR maupun Persib, bermain keras menjurus kasar. Hal itu diperparah oleh kepemimpinan wasit Eddy Kuswanto (Jakarta) yang dinilai kurang tegas.

Korbannya, Yadi Mulyadi (Persib) dan Nuralim (MBR) terkapar di lapangan dan gagal melanjutkan pertandingan. Kartu kuning akibat pelanggaran keras juga didapatkan Nandang Kurnaedi (Persib) dan M. Ramdhan (MBR).

Dalam pertandingan ini, pelatih Persib, Risnandar memainkan komposisi tim 23-Anwar Sanusi; 6-Robby Darwis, 12-Mulyana, 22-Yadi Mulyadi/4-Asep Somantri (23); 19-Hendra Komara, 2-Nandang Kurnaedi, 15-Asep Kustiana/5-Yudi Guntara (70), 8-Yusuf Bachtiar, 3-Yaris Riyadi; 9-Sutiono Lamso, 16-Asep Dayat/24-Dadang Rusmana (53).

Sedangkan pelatih MBR, Henk Wullems memainkan pemain-pemain terbaiknya seperti Hermansyah, Nuralim, Muhammad Ramdhan, dan Adjat Sudradjat.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "23 Juni 1996: Derby MBR vs Persib Terpanas, Adjat Sudradjat dan Wahyu Hamijaya Berseteru"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*