Dua “Diaspora” Persib di Bhayangkara FC Kalahkan Bulao

Striker Persib, Ezechiel N'Douassel berduel di udara dengan pemain Bhayangkara FC, Jajang Mulyana pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019). @persib

POLA menang, seri, kalah dan kembali menang, ternyata tidak berlaku untuk catatan pertemuan Persib kontra Bhayangkara FC di Bandung. Buktinya, setelah kalah 0-1 pada pertemuan ketiga musim lalu, Bulao kembali kalah pada laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019).

Bertanding di hadapan bobotoh yang haus kemenangan, Persib menyerah 1-2 kepada Bhayangkara FC. Dua “diaspora” Persib, Jajang Mulyana dan Herman Dzumafo Epandi menjadi penentu kemenangan Bhayangkara FC dalam pertandingan ini.

Bhayangkara FC membuka keunggulan melalui gol Jajang Mulyana pada menit 37. Jajang adalah pemain asli Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang di sempat mencicipi pembinaan Persib di era junior, namun dibesar Pelita Jaya dan klub-klub lain di luar Bandung.

Persib sempat membuka asa melalui gol Ezechiel N’Douassel pada menit 58. Tapi lagi-lagi, Persib lengah di menit akhir. Tandukan Herman Dzumafo yang sempat memperkuat Persib di Liga Super Indonesia (LSI) 2013 menjebol gawang I Made Wirawan untuk kedua kalinya dan tak terbalaskan hingga laga usai.

Bagi pemain naturalisasi asal Kamerun ini, gol ke gawang Persib itu merupakan yang ketujuh sepanjang kariernya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Persib pun bergabung dengan Persela Lamongan sebagai klub yang paling banyak dibobol Dzumafo dari total 72 gol yang sudah dibuatnya.

Sebelumnya, Jajang Mulyana pun bukan pertama kalinya menjebol gawang Persib. Di LSI 2013, ketika masih berkostum Mitra Kukar, Jajang juga sempat menjebol gawang Persib di Stadion Aji Imbut Tenggarong saat timnya menang 4-2.

Bagi Persib, ini memang baru kekalahan pertama. Tapi, posisi Maung Bandung sudah berada di peringkat 8 dengan nilai 6, hasil sekali menang, 3 imbang dan sekali kalah. Sedangkan Bhayangkara FC berada di peringkat 3 dengan nilai 11.

Dalam pertandingan ini, pelatih Persib, Robert Alberts menurunkan komposisi tim 78-I Made Wirawan; 3-Ardi Idrus, 4-Bojan Malisic, 19-Indra Mustafa, 22-Supardi Nasir Bujang; 11-Dedi Kusnandar/71-Artur Gevorkyan (67), 23-Kim Jeffrey Kurniawan/24-Hariono (46), 77-Ghozali Muharam Siregar/21-Frets Listanto Butuan (80); 10-Ezechiel N’Douassel, 13-Febri Hariyadi, 82-Rene Mihelic.

Sedangkan pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera memainkan 12-Awan Setho Raharjo; 4-Nurhidayat HH, 5-M. Fatcu Rochman, 34-Anderson Aparecido Salles, 87-Flavio Beck Junior/18-Adam Alis Setyano (82); 21-Sani Rizki Fauzi, 70-Dendy Sulistyawan/99-Herman Dzumafo Epandi (61), 89-Lee Yoo Joon; 9-Ramiro Ezequiel Fergonzi, 10-Jajang Mulyana, 17-Muhammad Nur Iskandar/8-Muhammad Hargianto (73).

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Dua “Diaspora” Persib di Bhayangkara FC Kalahkan Bulao"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*