Bambang Sukowiyono, Gelandang Mungil yang Berani “Berkelahi” di Lapangan

Iwan Sunarya (kiri), Adjat Sudradjat dan Bambang Sukowiyono. @gilang_mahesa

POSTURNYA memang cukup mungil. Tapi, kecepatan dan keberaniannya menutup kekurangan yang dimikinya. Itulah sosok Bambang Sukowiyono, gelandang legendaris Persib di era 80-an.

Sempat wara-wiri di tim Persib B di pengujung dekade 70-an, Suko — sapaan akrabnya, akhirnya dipromosikan pelatih asal Polandia Marek Janota ke tim senior. Karena itu, pemain kelahiran Solo, 7 Februari 1961 itu turut mengantarkan Persib promosi ke Divisi Utama setelah menempati peringkat ketiga Kompetisi Divisi I Perserikatan 1983.

Nama Suko bersinar berkat dua gol yang disumbangkannya untuk Persib melalui tendangan penalti ke gawang PSBI Blitar dan PSP Padang di babak 8 Besar yang dimainkan di Stadion Siliwangi.

Setelah itu, saat Persib bertarung di Divisi Utama, Suko menjadi bagian penting lini tengah Bulao. Bersama Iwan Sunarya, Adjat Sudradjat, Wawan Karnawan, Yana Rodiana dan sederet pemain bintang lainnya, Suko nyaris tak tergantikan di dalam skuad utama.

Pada musim pertamanya di kompetisi kasta tertinggi nasional, Suko menjadi pencetak gol tersubur kedua Persib setelah Adjat Sudrajat dengan 4 gol. Sayang, Persib gagal menjadi juara lantaran kalah adu penalti dari PSMS Medan di laga puncak. Padahal, bersama Wawan Karnawan, Suko berhasil menaklukkan kiper PSMS, Ponirin Meka.

Dua tahun berselang, di Kompetisi Perserikatan 1985, Persib mengulangi kegagalan di final dengan cara yang sama, kalah adu penalti dari PSMS. Sepanjang musim itu, Suko pun hanya mampu menyumbangkan satu gol ke gawang Perseman Manokwari di Stadion Lampineung Banda Aceh pada putaran pertama.

Jumlah gol dan ke gawang tim yang sama, Perseman, dicetak Suko pada Kompetisi Perserikatan 1986. Bedanya, kali ini Persib diantarkannya menjadi kampiun setelah mengalahkan Perseman 1-0 di partai grandfinal.

Ketajaman Suko kembali pada Kompetisi Perserikatan 1986/1987 dengan mencetak 3 gol, kedua terbanyak setelah Iwan Sunarya. sayang, Persib kehilangan gelar juara karena tak bersinar di babak 6 Besar.

Pada musim 1987/1988, bersama Adjat, Iwan Sunarya dan konon sejumlah pemain bintang lainnya, Suko dituding terlibat kasus suap dan pengaturan skor. Konflik dengan pengurus pun tak terhindarkan. Karena itu, bersama Iwan Sunarya, Suko memutuskan pensiun dari Persib.

DATA DIRI

Nama: Bambang Sukowiyono
Kelahiran: Surakarta, 7 Februari 1961
Wafat: Bandung, 1 Agustus 2013
Tinggi/Berat:
Posisi: Tengah
Persib: 1979-1988
No. Punggung:
Caps Persib:
Gol Persib: 11

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Bambang Sukowiyono, Gelandang Mungil yang Berani “Berkelahi” di Lapangan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*