7 November 2014: Tekuk Persipura Lewat Drama Adu Penalti, Persib Juara LSI 2014

Persib menerima trofi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014 setelah mengalahkan Persipura Jayapura 5-3 lewat drama adu penalti pada pertandingan final di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Jumat (7/11/2014). @galamedianews.com

PERSIB mengakhiri puasa gelar juara di kasta tertinggi sepakbola nasional setelah menundukkan Persipura Jayapura 5-3 melalui drama adu penalti pada pertandingan final Liga Super Indonesia (LSI) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Jumat (7/11/2014). Dalam waktu normal, kedua tim bermain imbang 2-2.

Tampil untuk pertama kalinya di partai puncak sejak tahun 1995, Persib sempat tampil nervous di awal laga. Situasi itu dimanfaatkan Persipura dengan mencetak gol pembuka melalui Ian Louis Kabes saat laga baru berjalan lima menit. Keunggulan Persipura bertahan hingga turun minum.

Di awal babak kedua, Persib langsung menggebrak dan bisa membalikkan keadaan melalui gol Ferdinand Alfred Sinaga menit 47 dan Muhammad Ridwan menit 53. Namun, Persipura berhasil memaksakan babak tambahan setelah mencetak gol balasan melalui Boaz Salossa menit 79.

Setelah melewatkan babak tambahan 2 x 15 menit tanpa gol, kedua tim harus menentukan gelar juara melalui drama adu penalti. Hingga penendang ketiga, eksekutor kedua tim sukses menjalankan tugasnya dengan biak. Mengawali duel tendangan 11 meter, Konate Makan, Ferdinand Alfred Sinaga, dan Tony Sucipto berhasil membobol gawang Persipura yang dikawal Dede Sulaeman. Sedangkan dari Persipura ada Boaz Salossa, Yohanes Ferinando Pahabol dan Robertino Gabriel Pugliara.

Kunci kemenangan Persib terjadi saat Supardi Nasir Bujang sebagai penendang keempat mampu membobol gawang Persipura. Saat unggul 4-3, tendangan eksekutor keempat Persipura, Nelson Alom, berhasil digagalkan kiper I Made Wirawan.

Penjaga gawang Persib, I Made Wirawan menggagalkan tendangan penalti Nelson Alom. @galamedianews.com

Pesta kemenangan Persib terjadi saat Achmad Jufriyanto yang menjadi penendang terakhir bisa menjalankan tugasnya dengan sempurna. Persib unggul 5-3 dan penendang kelima Persipura harus gigit jari karena urung melakukan eksekusi. Histeria dan euforia kemenangan pun meledak di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang yang dipadati bobotoh. Di Bandung dan sebagian kota di Jawa Barat, bobotoh yang menggelar nonton bareng pun berpesta dan konvoi memenuhi jalan utama hingga lewat tengah malam.

Para pemain Persib melakukan selebrasi setelah Achmad Jufriyanto membobol gawang Persipura. @galamedianews.com

Dalam pertandingan final yang diwarnai 10 kartu kuning dan 2 kartu merah ini (Vladimir Vujovic dan Bio Paulin Pierre), pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menurunkan komposisi tim 78-I Made Wirawan; 3-Vladimir Vujovic, 6-Tony Sucipto, 16-Achmad Jufriyanto, 22-Supardi Nasir Bujang; 10-Konate Makan, 15-Firman Utina, 24-Hariono; 17-Ferdinand Alfred Sinaga, 23-Muhammad Ridwan, 82-Tantan/7-Atep (67).

Sedangkan pelatih Persipura, Metu Duaramury memainkan 27-Dede Sulaiman; 14-Ruben Karel Sanadi, 21-Yustinus Pae, 31-Dominggus Fakdawer; 45-Bio Paulin Pierre; 8-Lim Jun Sik, 10-Robertino Gabriel Pugliara, 11-Imanuel Wanggai/12-Nelson Alom (95), 15-Gerald Rudolf Pangkali/49-Jaelani Arey (62); 13-Ian Louis Kabes/17-Yohanes Ferinando Pahabol (69), 86-Boaz T. Erwin Solossa.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "7 November 2014: Tekuk Persipura Lewat Drama Adu Penalti, Persib Juara LSI 2014"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*