Yusuf Bachtiar, Masih Sumbang Gol untuk Persib di Usia 39 Tahun

Yusuf Bachtiar berduel dengan pemain Mitra Surabaya dalam sebuah pertandingan uji coba pada jeda Liga Indonesia (LI) II/1995-1996. @Dok. Kholil Indro

Yusuf Bachtiar adalah gelandang mungil binaan Persib yang dimatangkan klub Galatama Perkesa 78 Sidoarjo. Setelah mengantarkan Persib menempati peringkat ketiga Piala Soeratin 1980, Yusuf sempat membela Persib senior saat berjuang promosi ke jajaran elite sepakbola nasional pada Kompetisi Divisi I Perserikatan 1983.

Namun, ketika Persib promosi ke Divisi Utama, Yusuf yang saat itu masih menimba ilmu di SMA Ragunan Jakarta memilih bergabung dengan Perkesa 78 Sidoarjo untuk merasakan kompetisi profesional di usia muda. Karena itu, gelandang kelahiran 14 Juni 1962 ini tidak merasakan tiga grandfinal beruntun Persib di Kompetisi Perserikatan 1983, 1985 ketika dikalahkan PSMS Medan melalui ada penalti dan juara 1986 saat mengalahkan Perseman Manokwari.

Yusuf baru kembali ke Bandung saat dipinjam pengurus Persib — bersama Herry Kiswanto dari Kramayudha Tiga Berlian — untuk mengikuti turnamen Piala Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam. Comebacknya bersama Persib tergolong mengesankan. Sebab, berkat gol tunggal yang dicetaknya ke gawang Malaysia, Persib tampil sebagai kampiun di turnamen ini.

Sempat kembali ke Perkesa, Yusuf baru benar-benar kembali ke Persib pada Kompetisi Perserikatan 1987/1988. Mengenakan jersey bernomor punggung 8, comeback Yusuf pun tergolong mengesankan. Ia mencetak gol pertama Persib pada musim itu saat Persib menghantam Persitara Jakarta Utara 5-1 di Stadion Utama Senayan Jakarta, 7 November 1987. Sepanjang musim itu, Yusuf menyumbangkan tiga gol untuk Persib, hanya kalah banyak dari Adjat Sudradjat (8), Uut Kuswendi (5) dan Dadang Kurnia (4).

Pada musim berikutnya, Yusuf turut membantu mempersembahkan gelar juara Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1989/1990. Kolaborasi pemain senior dan junior yang diracik pelatih Ade Dana menghadirkan trofi juara setelah mengalahkan Persebaya 2-0 pada laga puncak.

Sayang, prestasi itu gagal dipertahankan pada musm berikutnya. Ketika semua pemain mengalami krisis gol, Yusuf pun hanya menyumbangkan satu gol sepanjang musim itu.

Tapi, seiring pergantian pelatih ke tangan Indra M. Tohir, Persib kembali beringas dengan menyabet juara Kompetisi Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia (LI) I/1994-1995. Di dua musim itu, peran Yusuf di lini tengah benar-benar sentral bersama Asep Kustiana dan Asep Sumantri. Yusuf menyumbangkan 3 gol di Kompetisi Perserikatan 1993/1994 dan 6 gol di LI I/1994-1995.

Starter Persib 1994/1995; Berdiri (ki-ka): Anwar Sanusi, Mulyana, Asep Sumantri, Kekey Zakaria, Robby Darwis; Jongkok (ki-ka): Yusuf Bachtiar, Nandang Kurnaedi, Sutiono Lamso, Yudi Guntara, Asep Kustiana, Dede Iskandar. @youtube.com

Performa menawan Yusuf dilanjutkan di Piala Champions Asia 1995. Bersama para pemain yang mengantarkan juara LI I/1994-1995, Yusuf bahu membahu membawa Persib menembus perempat final di kompetisi kasta tertinggi Asia itu.

Saat Indra Tohir lengser digantikan Risnandar Soendoro (LI II/1995-1996) dan Nandar Iskandar (LI III/1996-1997), posisi Yusuf tak tergoyahkan. Ia menjadi pembimbing pemain muda yang baru diorbitkan seperti Imam Riyadi, dan Yaris Riyadi. Di kedua musim itu, Persib hanya sampai babak 12 Besar.

Starter Persib: Berdiri Ki-Ka: Sutiono Lamso, Nandang Kurnaedi, Yadi Mulyadi, Herrie Setiawan, Anwar Sanusi, Robby Darwis; Jongkok Ki-Ka: Asep Kustiana, Yusuf Bachtiar, Mulyana, Asep Dayat, Yaris Riyadi. @KangOpe

Pada LI IV/1997-1998, Yusuf memutuskan meninggalkan Persib dan hijrah ke Persikab Kabupaten hingga LI V/1998-1999. Di akhir musim, Yusuf sempat menyatakan gantung sepatu.

Namun, keputusan mengejutkan diambil Yusuf ketika menerima ajakan pelatih Indra Tohir untuk comeback di LI VII/2001. Ketika usianya sudah menginjak 38 tahun, Yusuf pun masih mampu membantu Persib lolos hingga babak 8 Besar pada musim itu. Pada musim itu, Yusuf masih sempat menyumbangkan satu gol ke gawang Jakarta FC di Stadion Lebak Bulus Jakarta, 8 Juli 2001, ketika usianya sudah 39 tahun.

DATA DIRI

Nama: Yusuf Bachtiar
Kelahiran: Bandung, 14 Juni 1962
Tinggi: 165 cm
Posisi: Gelandang
Persib: 1980-1983, 1986-1997, 2001
No. Punggung: 8
Caps Persib:
Gol Persib:

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Yusuf Bachtiar, Masih Sumbang Gol untuk Persib di Usia 39 Tahun"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*