27 November 2004: Persib Ditahan PSIS 1-1

Starter Persib 2004; Berdiri (ki-ka) Suwandi Hadi Siswoyo, Claudio Lizama, Alejandro Tobar, Aji Nurpijal, Cecep Supriatna, Dadang Hidayat; Depan (ki-ka): Yaris Riyadi, Imran Nahumarury, Cristian Molina, Osvaldo Moreno, Suwita Pata. @striker.id

Review pertandingan Persib kontra PSIS Semarang pada lanjutan Liga Indonesia (LI) X/2004 di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (27/11/2004) yang ditayangkan detik.com.

Jakarta – Bermain di kandang sendiri Persib Bandung gagal meraih poin penuh kemenangan. Mereka dipaksa main seri 1-1 oleh PSIS Semarang.

Di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (27/11/2004), tim tuan rumah tidak didampingi pelatih Juan Paez karena terkena sanksi dua partai akibat menghina wasit. Namun Persib tetap tampil penuh meski hanya didampingi asisten pelatih Yaya Sunarya.

Semangat membalaskan kekalahan saat bermain di Semarang beberapa waktu lalu tergambar jelas dalam permainan anak-anak Maung Bandung. Yaris Riadi dkk bermain ngotot dan tidak memberikan jeda kepada PSIS untuk memberikan serangan balasan.

Sejak menit pertama digulirkan gempuran-gempuran persib datang mengancam gawang PSIS yang dijaga I Komang Putra baik dari sayap kanan maupun kiri. Yaris mencoba mendominasi serangan dari saya kanan.

Namun peluang pertama datang ketika Suwita memberikan umpan dari sayap kiri kepada striker asing yang jadi andalan Osvaldo Morenos. Sayang bola sundulan dapat ditangkap oleh Komang.

Menjadi pembuka jalan, persib pun makin rajin menyerang. Namun barisan belakang PSIS buah kerjasama Riswandi dan Camara Fode tampaknya masih sukar ditembus.

Memusatkan pada pola bertahan, sepertinya menjadi langkah tim Mahesa Jenar. Akibatnya PSIS jarang melakukan serangan.Menjelang penutupan babak pertama sebuah tendang penjuru yang diterima sundulan Claudio Lizama hampir saja menjebol gawang PSIS. Untung saja bola jatuh tepat di mistar gawang. Hingga babak ini berakhir kedudukan tanpa gol masih bertahan.

Masuk babak terakhir PSIS mulai mengimbangi permainan Persib. Kedua tim masing-masing melancarkan strategi serangnya. Bandung dengan ujung tombaknya Moreno sedangkan PSIS dengan sang kapten Indriyanto.

Usaha keras Persib terbayar di menit 63 ketika Moreno akhirnya menjebol gawang PSIS lewat aksi tunggalnya. Ia lepas dari penjagaan pemain belakang Semarang dan langsung menjebol gawang yang tidak terlalu dijaga oleh Komang. Gol ini sekaligus gol keempat bagi Moreno.Hanya tiga menit Persib menikmati keunggulan 1-0.

Secara mengejutkan PSIS langsung melakukan serangan balasan dan berujung sukses. Gol balasan diciptakan kapten PSIS Indriyanto dengan sudut sempit sambil membalikkan badan ia menyambar bola muntahan sundulan Lizama dan melesakkan ke arah pojok gawang Cecep Supriyatna, kedudukan menjadi sama kuat 1-1. Posisi ini tidak berubah sampai pertandingan berakhir.

Target Persib untuk naik peringkat ke urutan ke 4 atau 5 dalam klasemen gagal terwujud. Mereka tertahan di posisi enam dengan koleksi 44 poin dari 31 pertandingan. PSIS persis berada di atasnya dengan nilai 46. (erk/)

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "27 November 2004: Persib Ditahan PSIS 1-1"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*