28 November 1999: Persib Dihajar Semen Padang, Suryamin Makin Terancam

Persib 1999/2000: Kiri atas : Imam Riyadi , Mulyana , Nana Juhana , Dadang Hidayat , Udin Rafiudin , Heri Setiawan Kiri bawah : Yaris Riyadi , Sujana , Tatang Supriatna , Nandang Kurnaedi , Deden Supahan (Foto: Ingrum)

Sempat menjanjikan setelah meraih hasil imbang di dua partai away beruntun, Persib kembali babak belur saat dihajar Semen Padang 3-0 pada pertandingan kelimanya di Liga Indonesia (LI) VI/1999-2000 di Stadion H. Agus Salim, Minggu (28/11/1999).

Dalam dua laga away sebelumnya, tim asuhan Suryamin menahan imbang Indocement Cirebon 0-0 (18 November 1999) dan Medan Jaya 1-1 (24 November 1999).

Dalam pertandingan ini, Bulao sebenarnnya mampu meredam gempuran Semen Padang di sepanjang babak pertama. Petaka buat Persib diawali oleh hukum penalti pada menit 56 yang sukses dieksekusi Efendi Ibrahim untuk membuka keunggulan Semen Padang.

Setelah memecah kebuntuan, Semen Padang menambah dua gol kemenangan di sisa laga melalui aksi Husaini Ibrahim menit 63 dan Kusdianto menit 90.

Akibat kekalahan itu, Persib terjerembab di papan bawah dan ancaman degradasi mulai membayangi lantaran tak mampu meraih kemenangan dari 5 pertandingan. Di lima laga pembuka, Suryamin mencatat rekor 2 kali imbang dan 3 kekalahan.

Sekembalinya dari Padang, tekanan publik terhadap Suryamin semakin kencang. Bahkan, publik dan bahkan pengurus meminta mantan pemain PERSIB era 80-an dan 90-an itu mengundurkan diri dari jabatannya.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "28 November 1999: Persib Dihajar Semen Padang, Suryamin Makin Terancam"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*