Gatot Indra, Suksesor Sutiono dari Mojokerto yang Terganjal Konflik Internal dan Penghentian Kompetisi

Selebrasi Gatot Indra @Facebook Gatot Indra

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Persib mulai mendatangkan para pemain bintang non-binaan menjelang bergulirnya Liga Indonesia (LI) IV/1997-1998. Salah satu yang didatangkan pelatih Nandar Iskandar adalah Gatot Indra, striker Persiba Balikpapan.

Nandar tentu saja tidak asal comot. Pada musim sebelumnya, striker berdarah Mojokerto ini merupakan bomber papan atas dengan koleksi 13 gol bersama Persiba. Gatot berdiri sejajar dengan para pencetak gol tersubur musim itu seperti Jacksen F. Tiago (Persebaya/26), Isaac Fatary (PSM Makassar/15), Vata Matanu Garcia (Gelora Dewata/14), Musa Kallon (PSM/13) dan Irwansyah (Persiraja Banda Aceh/13).

Di Persib, Nandar bukan sekedar ingin menduetkan dengan Sutiono Lamso. Lebih dari itu, Gatot diproyeksikan menjadi penerus era Sutiono yang produktivitas golnya mulai mengalami tren penurunan.

Bergabungnya Gatot dan para pemain nonbinaan lain memang mengundang reaksi negatif publik sepakbola Bandung yang masih merasa gagap dengan kehadiran “pemain asing”. Apalagi, dalam dua pertandingan pembuka, Persib mandul akibat kekalahan 0-1 dari Barito Putera dan imbang tanpa gol dengan PSIS Semarang.

Persib 1997/1998
Persib 1997/1998: Berdiri (ki-ka): Yadi Mulyadi, Surya Lesmana, Herrie Setyawan, Gatot Indra, Muhammad Halim, Khair Rifo; Jongkok (ki-ka): Robby Darwis, Hendra Komara, Imam Riyadi, Sutiono Lamso, Iskandar. @Mah5Utari

Namun, di tepat di hadapan bobotoh, Gatot Indra yang berduet dengan Sutiono unjuk gigi. Setelah Sutiono pada menit 43, giliran Gatot mencetak gol pertamanya untuk Persib sekaligus memastikan kemenangan 2-0 atas PSMS Medan di Stadion Siliwangi, 30 November 1997.

Selanjutnya, bobotoh semakin terpikat dengan keuletan dan ketajaman Gatot. Dalam dua laga berikutnya, Gatot selalu menyumbangkan gol untuk mengantarkan Persib mengamankan kemenangan kandang atas PSDS Deli Serdang 1-0 dan PSP Padang 2-0.

Sayang, konflik internal yang sempat mencuat, konon melibatkan pemain binaan dan pendatang, membuat performa Gatot terganggu. Gatot baru bisa mencetak gol lagi saat Persib mempermalukan PSP 2-0 di Padang pada 26 April 1998.

Belakangan diketahui, itu menjadi gol terakhir Gatot buat Persib lantaran kompetisi dihentikan PSSI akibat konflik sosial yang melanda Indonesia pada tahun itu. Meski demikian, sampai kompetisi dihentikan, Gatot tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Persib bersama Asep Dayat dengan koleksi 4 gol.

Ketidakpastian nasib akibat kompetisi musim berikutnya yang tak kunjung ada kejelasan membuat Gatot meninggalkan Persib.

DATA DIRI

Nama: Gatot Indra
Kelahiran: Mojokerto
Tinggi: 177 cm
Posisi: Striker
Persib: 1997-1998
No. Punggung: 23
Caps Persib:
Gol Persib: 4

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Gatot Indra, Suksesor Sutiono dari Mojokerto yang Terganjal Konflik Internal dan Penghentian Kompetisi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*