Max Timisela, Werder Bremen Ditolak, Pardedetex Ditinggalkan

Pahlawan kemenangan Persib atas Perseman Manokwari di grandfinal Kompetisi Perserikatan 1986, Djadjang Nurdjaman digotong Max Timisela Dokumen Pribadi

MAX Timisela merupakan pemain yang mewarnai perjalanan Persib di rentang waktu cukup panjang, 1962-1979. Ia merupakan generasi terakhir dari klan Timisela di Persib setelah Freddy (1950-an), Hengky dan Pietje (1960-an).

Meski berdarah Maluku, Max lahir di Cimahi, 7 Mei 1944. Pada usia 18 tahun, tepatnya tahun 1962, Max sudah berbaju Persib yang ketika itu masih dihuni dua abangnya Hengky dan Pietje. Namun, Max baru merasa Kejuaraan Nasional PSSI bersama Persib pada tahun 1964.
Sayang, ia gagal membantu Persib mempertahankan gelar juara yang direbutnya pada tahun 1961. Pada musim itu, Persija tampil sebagai kampiun. Sedangkan Persib berada di peringkat ketiga setelah mencatat 6 kemenangan dan 2 kekalahan pada putaran final (9 Besar).

Meski demikian, performa Max yang menonjol membuatnya terpanggil untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia, termasuk saat tur Eropa pada tahun 1965. Salah satu momen terbaiknya adalah ketika dua kali membobol gawang klub raksasa Jerman, Werder Bremen, meskipun Timnas kalah 5-6, 14 Juni 1965. Tiga gol Timnas lainnya diborong tandem sehati Max, Soetjipto Soentoro.

Sebagai pemain bintang di zamannya, Max sangat loyal kepada Persib. Bayangkan, tawaran Werder Bremen saja ditolak, apalagi klub lain di Indonesia. Di pengujung dekade 1970-an, Max sempat bergabung dengan Pardedetex. Tapi, ia malah kabur ke Bandung dan kembali membela Persib hingga gantung sepatu pada tahun 1979.

Di kompetisi resmi, Max memang tak sempat mengantarkan Persib juara. Ia baru merasakan gelar juara ketika menjadi asisten pelatih Nandar Iskandar yang juga pernah main bareng di pengujung 1970-an, pada Kompetisi Perserikatan 1986.

DATA DIRI

Nama: Max Timisela
Kelahiran: Cimahi, 7 Mei 1944
Tinggi:
Posisi
: Depan
Persib: 1962-1979
No. Punggung:
Caps Persib:
Gol Persib:

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Max Timisela, Werder Bremen Ditolak, Pardedetex Ditinggalkan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*