17 Juli 2005: Erik Setiawan Baku Hantam, Kegelapan Hentikan Duel Persib dan Persitara di Stadion Tugu

BEK Persib, Erik Setiawan (putih) berkelahi dengan pemain Persitara, Eko Prasetyo pada pertandingan kedua babak pertama Piala Indonesia 2005 di Stadion Tugu Jakarta, Minggu (17/7/2005). @epaper pikiran rakyat

DIWARNAI baku hantam, pertandingan panas antara Persib dan Persitara di Stadion Tugu Jakarta Utara, Minggu (17/7/2005), terpaksa dihentikan pada babak perpanjangan waktu, tepatnya menit 112. Ini merupakan pertandingan leg kedua babak pertama Piala Indonesia 2005.

Pada saat dihentikan, Persib tertinggal 0-1 dari tuan rumah. Gol tuan rumah dicetak Heru Purwono pada saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Hingga waktu normal (90 menit), Persib gagal mencetak gol penyeimbang sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit. Sebab, pada leg pertama di Bandung, Bulao mencatat kemenangan 1-0.

Keributan antarpemain terjadi pada menit ke-100. Gagal mengontrol emosi, bek sayap Persib, Erik Setiawan terlibat baku hantam dengan pemain Persitara. Akibatnya, Erik diusir wasit dari lapangan dengan kartu merah oleh wasit Olehadi. Namun, tidak ada satupun pemain Persitara yang dikartu merah.

Sempat terhenti, pertandingan bisa dilanjutkan. Namun, pada menit 112, wasit memutuskan menghentikan laga karena hari mulai gelap. Maklum, Stadion Tugu tidak memiliki lampu penerangan. Sisa waktu delapan menit diputuskan dilanjutkan keesokan harinya.

Dalam pertandingan ini, pelatih Persib, Indra M. Tohir memainkan starter Dadang Sudrajat; Dadang Hidayat, Antonio Claudio, Chioma Kingsley; Pradit Taweetchai, Erik Setiawan, Suwita Pata, Yaris Riyadi, Eka Ramdani; Boy Jati Asmara, dan Imral Usman.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "17 Juli 2005: Erik Setiawan Baku Hantam, Kegelapan Hentikan Duel Persib dan Persitara di Stadion Tugu"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*