Kekey Zakaria, Striker Eksplosif Persib Asal Subang yang Pernah Dipuji Rinus Michels

Striker Persib, Kekey Zakaria, Sutiono Lamso, Robby Darwis dan Yudi Guntara merayakan gol ke gawang Arseto Solo pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia (LI) I/1994-1995 di Stadion Sriwedari, Rabu (14/6/1995). @Media GO

PERGERAKANNYA sangat eksplosif. Maklum, postur tubuhnya ramping, tinggi semampai. Dia adalah Kekey Zakaria, striker Persib asal Kota Nanas, Subang.

Dilahirkan di Subang, 5 Mei 1968, Kekey bergabung dengan Persib pada Kompetisi Perserikatan 1987/1988. Namun, pada tahun 1989, Kekey memilih hengkang ke Persegres Gresik dan kemudian klub Galatama, Petrokimia Gresik. Karena itu, tidak ada nama Kekey dalam daftar nama skuad Persib yang menjuarai Kompetisi Perserikatan 1989/1990.

Ketika itu, Kekey memilih pergi lantaran persaingan di lini depan sangat ketat. Selain Sutiono dan Nyangnyang, the rising star, anggota skuad Persib 86 seperti Adjat Sudradjat, Djadjang Nurdjaman serta Dede Rosadi masih bercokol.

Baru pada Kompetisi Perserikatan 1991/1992, Kekey dipulangkan ke Bandung. Berbekal jam terbang di Petrokimia Gresik, Kekey langsung menjadi andalan lini depan bersama Sutiono dan Djadjang Nurdjaman. Sebanyak dua gol ia sumbangkan pada musim itu.

Ketika estafet kepelatihan berganti ke tangan Indra M. Tohir pada Kompetisi Perserikatan 1993/1994, Kekey sempat terabaikan. Nama Kekey baru berkibar di putaran kedua setelah Tohir memberikan kepercayaan berduet dengan Sutiono.

Ia mencetak gol pertamnya pada musim ini saat Persib membantai Persiraja Banda Aceh 4-0 pada pertandingan keempat putaran kedua di Stadion Siliwangi, 20 Januari 1994. Penampilan cemerlang pada pertandingan inilah yang mengundang pujian pelatih Belanda penggagas Total Football, Rinus Michel yang kebetulan hadir di Stadion Siliwangi.

Pujian Michel membuat Kekey terlecut. Ia yang semula kerap dicaci bobotoh karena penampilannya terlalu “salon”, berubah ganas. Setelah ke gawang Persiraja, ia selalu mencetak gol dalam empat pertandingan Persib selanjutnya hingga babak 8 Besar. Total, ia menyumbangkan 5 gol pada musim itu, plus trofi juara setelah Persib mengalahkan PSM Makassar di partai puncak.

Penampilan kurang mengesankan Kekey kembali terulang di Liga I/1994-1995. Setelah melewati putaran pertama tanpa gol, Kekey menjadi pilar penting Persib di putaran kedua hingga memenangkan pertandingan final kontra mantan klubnya Petrokimia Putra 1-0 untuk membawa Persib menjadi kampiun lagi. Sepanjang LI I/1994-1995, Kekey menyumbangkan sembilan gol, termasuk yang paling krusial ke gawang Barito Putera di partai semifinal.

Setelah dua kali mengantarkan Persib juara, Kekey masih mengabdikan dirinya untuk Bulao hingga LI III/1996-1997. Pada LI II/1995-1996, ia masih menyumbangkan 3 gol untuk Persib. Pada LI IV/1997-1998, namanya terdepak dari skuad Persib karena kedatangan pemain anyar boyongan pelatih Nandar Iskandar.

DATA DIRI

Nama: Kekey Zakaria
Kelahiran: Subang, 5 Mei 1968
Tinggi: 176 cm/74 kg
Posisi: Striker
Persib: 1987/1988, 1991-1997
No. Punggung: 18
Caps Persib:
Gol Persib: 20

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Kekey Zakaria, Striker Eksplosif Persib Asal Subang yang Pernah Dipuji Rinus Michels"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*