16 September 2009: Ketua Umum Persib Tersukses Ateng Wahyudi Meninggal Dunia

Jenazah almarhum mantan Ketua Umum Persib, Ateng Wahyudi disemayamkan di rumah duka, Jln. Ariajipang Bandung, Rabu (16/9/2009). @kompas.com

Mantan Ketua Umum Persib (1985-1993), Ateng Wahyudi meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Borromeus, Rabu, 16 September 2009. Dilahirkan di Bandung, 16 Maret 1936, Wali Kota Bandung periode 1983-1993 ini wafat dalam usia 73 tahun. Almarhum meninggalkan 8 anak, 13 cucu dan 1 cicit.

Dalam sejarah, Ateng merupakan Ketua Umum Persib tersukses. Ia menjadi Ketua Umum Persib menggantikan Solihin GP pada tahun 1985. Hanya berselang setahun, Persib yang dalam dua musim sebelumnya selalu dikalahkan PSMS Medan lewat adu penalti di grandfinal dibawanya menjadi juara.

Ucapan “nista, maja, utama” pun melegenda setelah Persib mengalahkan Perseman Manokwari 1-0 pada grandfinal Kompetisi Perserikatan 1986 lewat gol tunggal Djadjang Nurdjaman. Ini merupakan gelar pertama Persib setelah menanti 25 tahun. Persib terakhir kali juara pada tahun 1961.

Setahun berselang, Persib menjuarai turnamen internasional Piala Hassanal Bolkiah usai mengalahkan Malaysia 1-0 lewat gol tunggal Yusuf Bachtiar.

Di kompetisi domestik, Ateng kembali menyaksikan pesta juara Persib di Kompetisi Perserikatan 1989/1990 usai mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 di laga puncak. Kemudian, sebagai manajer, Ateng membumikan Piala Presiden di Bandung setelah menjuarai Kompetisi Perserikatan 1993/1994 dengan mengalahkan PSM Makassar.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "16 September 2009: Ketua Umum Persib Tersukses Ateng Wahyudi Meninggal Dunia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*