9 Maret 2004: Ricuh Lantaran Wasit Akhiri Laga Sebelum Waktunya, Persib Kalah dari PSS Sleman di Stadion Tridadi

persib
Berdiri (ki-ka): Dadang Hidayat, Cecep Supriyatna, Suwandi HS, Alejandro Tobar, Claudio Lizama, Julio Lopez; Jongkok (ki-ka): Imran Nahumaruri, Suwita Pata, Adrian Colombo, Yaris Riyadi, Alexander Pulalo. (Foto: imgrum)

Persib harus mengakui keunggulan PSS Sleman 2-3 pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia (LI) X/2004 di Stadion Tridadi, Selasa (9/3/2004). Brace yang dicetak Adrian Colombo gagal menyelamatkan Bulao dari kekalahan.

Bertanding di bawah tekanan Slemania, Persib justru tampil menekan. Bahkan, tim asuhan Juan Antonio Paez bisa membuka keunggulan melalui gol Adrian Colombo pada menit 23, memanfaatkan bola pantulan hasil tendangan Julio Lopez yang dihalau kiper PSS Sleman, Joice Sorongan.

Namun, keunggulan Persib hanya bertahan empat menit. Pada menit 27, tandukan Seto Nurdiantoro menyambut umpan Muhammad Ansori menaklukka penjaga gawang Persib, Cecep Supriatna. Bahkan, pada menit 39, PSS berbalik unggul, kali ini melalui gol A.A. Ferreira Dos Santos “Leke” yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persib.

Di awal babak kedua, tepatnya pada menit 52, PSS menambah keunggulan melalui gol Eko Budi Santoso memanfaatkan umpan silang Wahyu Teguh. Di sisa laga, upaya Persib untuk mengejar ketertinggalan hanya menghasilkan satu gol melalui Adrian Colombo pada menit 71.

Pertandingan diakhiri kericuhan lantaran Persib kecewa dengan keputusan wasit R.A. Mas Agus yang menurut mereka mengakhiri laga sebelum waktunya. Namun, protes Persib tak digubris dan laga berakhir 3-2 untuk kemenangan PSS.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "9 Maret 2004: Ricuh Lantaran Wasit Akhiri Laga Sebelum Waktunya, Persib Kalah dari PSS Sleman di Stadion Tridadi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*