Menelusuri Jejak Rivalitas dengan Persita, Mengintip Kemenangan dan Kekalahan Terbesar Persib

Gelandang Persib, Atep menggiring bola pada pertandingan pembuka Zona Jawa 1 Inter Island Cup (IIC) 2014 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2014). @simamaung.com

Setelah Bali United, Persib akan memainkan laga kedua Grup D Piala Menpora 2021 dengan menghadapi Persita Tangerang. Pertandingan bakal dimainkan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin (29/3/2021), pukul 18.15.

Bagi Persib dan Persita, ini merupakan pertemuan pertama mereka dalam tujuh tahun terakhir. Sebab, kedua tim terakhir kali bertemu di Liga Super Indonesia (LSI) 2014. Ketika itu, di akhir musim, Persita harus terdegradasi dari LSI dan baru kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional pada Liga 1 2020.

Sambil menanti duel kali ini, menarik menelusuri rivalitas kedua tim yang tidak kalah klasiknya dengan duel Persib kontra PSMS Medan, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya atau PSM Makassar. Sebab, rivalitas Persib dan Persita pun sudah terbangun sejak era Kompetisi Perserikatan.

Rivalitas Persib dengan Persita dimulai pada Kompetisi Perserikatan 1989/1990. Ketika itu, Persita baru promosi ke Divisi Utama. Yang mengejutkan, pada pertemuan pertamanya dengan Persib, Pendekar Cisadane secara mengejutkan mempermalukan Bulao di Stadion Siliwangi 1-0. Hasil itu membuat bobotoh menhabisi tim asuhan Ade Dana dengan caci maki.

Namun, itu menjadi satu-satunya kekalahan Persib atas Persita di Kompetisi Perserikatan. Sebab, dalam lima pertemuan berikutnya, hingga Kompetisi Perserikatan terakhir pada musim 1993/1994, Persib mencatat dua kemenangan dan tiga kali imbang.

Dominasi Persib atas Persita berlanjut di era Liga Indonesia. Dari 28 pertemuan di kompetisi dan turnamen yang digelar PSSI hingga tahun 2014, Persib mencatat 19 kali kemenangan 3 imbang dan 6 kali kalah.

Kemenangan terbesar Persib atas Persita dicatat di turnamen Inter Island Cup 2014. Ketika itu, 13 Januari 2014, Persib menghabisi Persita dengan skor 7-1. Atep menjadi bintang kemenangan dengan hattrick yang dicetaknya pada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung tersebut.

Sebaliknya, kekalahan terbesar Persib atas Persita terjadi di Liga Indonesia (LI) IX/2003 dan LI XI/2005 dengan skor 2-0. Kedua kekalahan Persib itu terjadi di Stadion Benteng Tangerang.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "Menelusuri Jejak Rivalitas dengan Persita, Mengintip Kemenangan dan Kekalahan Terbesar Persib"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*