27 Juli 2005: Tak Mampu Kalahkan PSIS, Posisi Persib Mulai Rawan Tergusur

Gelandang Persib, Yaris Riyadi dihadang pemain PSIS Semarang, Esaiah Pello Benson pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia (LI) XI/2005 di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (27/7/2005). @epaper pikiran rakyat

PERSIB gagal meraih kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia (LI) XI/2005 di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (27/7/2005). Hasil ini membuat posisi Persib di 4 Besar mulai terancam.

Hanya menambah satu angka membuat posisi Bulao melorot dari peringkat 3 ke 4 klasemen sementara Wilayah Barat. Dari 20 pertandingan yang sudah dimainkan, Persib mengoleksi nilai 33. Posisi Persib tergeser PSMS Medan yang berada di peringkat 2 dengan nilai 35. Sedangkan PSIS di peringkat 3 dengan nilai 34.

Posisi Persib rawan tergusur dua rival terdekatnya, Arema Malang (31) dan Persekabpas Pasuruan (30). Apalagi, Arema yang memiliki tabungan pertandingan karena tampil dalam 18 laga.

Tanpa Ekene Michael Ikenwa yang absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning, dalam pertandingan yang dipimpin wasit Purwanto (Kediri) ini, pelatih Persib Indra M. Tohir memainkan komposisi tim 30-Cecep Supriatna; 18-Usep Munandar, 23-Antonio Claudio, 26-Chioma Kensley; 5-Erik Setiawan/12-Gilang Anga Kusuma, 7-Uilian Souza Da Silva/8-Eka Ramdani, 19-Suwita Pata, 21-Yaris Riyadi, 29-Pradith Tawetchai; 9-Imral Usman, 17-Boy Jati Asmara/25-Asep Dayat.

Sedangkan PSIS menurunkan pemain andalan seperti I Komang Putra (kiper), Fofe Kamara, Idrus Gunawan, Maman Abdurahman; Essiah Pello Benson, dan Anthony Jommah Ballah.

About the Author

ENDAN SUHENDRA
Journalist and writer

Be the first to comment on "27 Juli 2005: Tak Mampu Kalahkan PSIS, Posisi Persib Mulai Rawan Tergusur"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*